Minggu, 04 Oktober 2026

47 Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, Cek Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatif

47 Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, Cek Titik Rawan Macet dan Jalur Alternatif

Jakarta menghadapi 47 aksi penyampaian pendapat pada Senin, 5 Oktober 2026. Polda Metro Jaya menyiagakan 3.983 personel gabungan untuk mengamankan rangkaian kegiatan tersebut. Polisi menyebut penempatan personel dilakukan berdasarkan lokasi, karakter, dan kebutuhan masing-masing aksi, termasuk di jalur pergerakan massa serta titik pengaturan lalu lintas. (ANTARA News)

Salah satu lokasi yang perlu menjadi perhatian pengguna jalan adalah kawasan Gedung DPR/MPR RI di Jalan Gatot Subroto. Aksi BEM Seluruh Indonesia dijadwalkan berlangsung di depan gedung tersebut, sehingga pengendara yang melintasi kawasan Gatot Subroto diimbau berhati-hati dan mempertimbangkan rute alternatif. Rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi tidak diberlakukan secara permanen, tetapi akan disesuaikan dengan kondisi dan jumlah massa di lapangan. (ANTARA News)

Selain kawasan DPR/MPR, pengguna jalan juga sebaiknya mengantisipasi koridor Sudirman–Thamrin, Bundaran HI, Dukuh Atas, Patung Kuda, Monas, Harmoni, Semanggi, dan Bundaran Senayan. Kawasan-kawasan tersebut merupakan titik strategis yang sebelumnya menjadi perhatian dalam pengamanan aksi dan pengaturan lalu lintas. Karena rekayasa bersifat situasional, kondisi jalan dapat berubah mengikuti perkembangan kegiatan. (Antara News)

Untuk mengurangi risiko terjebak kemacetan, masyarakat yang tidak berkepentingan di lokasi aksi disarankan mengatur perjalanan lebih awal, menghindari kawasan konsentrasi massa, serta mengikuti arahan petugas lalu lintas. Pengguna jalan dari arah Jakarta Barat yang menuju pusat kota dapat mempertimbangkan koridor Tomang–Harmoni, sementara dari Jakarta Selatan dapat mempertimbangkan Tendean–Tugu Tani dan dari Jakarta Timur melalui Jatinegara–Kramat Raya, dengan tetap menyesuaikan kondisi lalu lintas terkini. (ANTARA News)

Titik yang Perlu Diantisipasi

  • Gedung DPR/MPR – Jalan Gatot Subroto

  • Semanggi

  • Bundaran Senayan

  • Jalan Jenderal Sudirman

  • Dukuh Atas

  • Jalan MH Thamrin

  • Bundaran HI

  • Patung Kuda

  • Harmoni

  • Monas

Daftar tersebut merupakan kawasan yang perlu diantisipasi, bukan berarti seluruh ruas jalan tersebut pasti ditutup. Polda Metro Jaya menegaskan bahwa rekayasa lalu lintas dilakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. (ANTARA News)


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/47-aksi-demo-di-jakarta-hari-ini-cek-titik-rawan-macet-dan-jalur-alternatif

Pergantian Kapolri Jadi Awal Perombakan Besar Polri, 19 Kapolda dan Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Pergantian Kapolri Jadi Awal Perombakan Besar Polri, 19 Kapolda dan Sejumlah Pejabat Strategis Berganti

Pergantian pucuk pimpinan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjadi perhatian setelah Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Komjen Pol. Wahyu Hadiningrat sebagai Wakapolri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026). Suyudi menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, sementara Wahyu Hadiningrat menggantikan Komjen Pol. Dedi Prasetyo. Pelantikan tersebut ditetapkan melalui Keppres Nomor 96/POLRI Tahun 2026 dan Keppres Nomor 97/POLRI Tahun 2026.

Setelah pergantian pimpinan, Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, 70 personel mendapatkan promosi atau penugasan baru. Perubahan mencakup sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri serta 19 posisi Kapolda di berbagai daerah. Langkah tersebut menjadi bagian dari penyegaran organisasi dan penataan jajaran Polri di bawah kepemimpinan baru.

Sejumlah jabatan penting di tingkat Mabes Polri turut mengalami perubahan. Di antaranya Irjen Pol. Asep Edi Suheri yang ditugaskan sebagai Irwasum Polri, Irjen Pol. Dedy Kusuma Bakti sebagai Kabaintelkam, Irjen Pol. Asep Safrudin sebagai Kabareskrim, serta Irjen Pol. Hery Herjawan sebagai Kabaharkam. Pergantian juga terjadi pada sejumlah jabatan lain, termasuk Kadivpropam, Kadiv TIK, Kadivkum, Kakortastipidkor, dan Kepala Densus 88 Antiteror Polri.

Rotasi juga menyentuh sejumlah wilayah, termasuk Polda Metro Jaya, Jawa Barat, DIY, Maluku, Kepulauan Riau, Riau, dan Nusa Tenggara Timur. Untuk Polda DIY, misalnya, Irjen Pol. Langgeng Purnomo resmi menggantikan Irjen Pol. Anggoro Sukartono sebagai Kapolda DIY. Sementara itu, Irjen Pol. Dadang Hartanto mendapat penugasan sebagai Kapolda Metro Jaya dan Irjen Pol. Hengki ditugaskan sebagai Kapolda Jawa Barat. Rangkaian pergantian ini diharapkan memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta menjaga kualitas pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/pergantian-kapolri-jadi-awal-perombakan-besar-polri-19-kapolda-dan-sejumlah-pejabat-strategis-berganti

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira Polri, 19 Kapolda Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Suyudi Mutasi 88 Perwira Polri, 19 Kapolda Berganti, Ini Daftar Lengkapnya

Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto melakukan mutasi dan rotasi terhadap 88 perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri melalui Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026. Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 personel mendapatkan promosi atau penugasan baru. Mutasi mencakup sejumlah jabatan strategis di lingkungan Mabes Polri sekaligus pergantian pimpinan kepolisian daerah di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah pergantian 19 Kapolda. Mereka yang mendapat penugasan sebagai Kapolda baru antara lain

  1. Irjen Pol. Dadang Hartanto sebagai Kapolda Metro Jaya.

  2. Irjen Pol. Suwondo Nainggolan sebagai Kapolda Maluku.

  3. Irjen Pol. Suhendri sebagai Kapolda Kepulauan Riau.

  4. Irjen Pol. Arman Achdiat sebagai Kapolda Riau.

  5. Irjen Pol. Reza Arief Dewanto sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur.

  6. Irjen Pol. Hengki sebagai Kapolda Jawa Barat.

  7. Brigjen Pol. Hendra Kurniawan sebagai Kapolda Banten.

  8. Brigjen Pol. Roy Hardi Siahaan dipercaya memimpin Polda Jawa Tengah.

  9. Irjen Pol. Dekananto Eko Purwono sebagai Kapolda Jawa Timur.

  10. Brigjen Pol. Pasma Royce sebagai Kapolda Bali.

  11. Irjen Pol. Jawari ditugaskan sebagai Kapolda Sumatera Barat.

  12. Irjen Pol. M. Awal Chairuddin sebagai Kapolda Sulawesi Selatan.

  13. Irjen Pol. Widodo sebagai Kapolda Jambi.

  14. Irjen Pol. Nurworo Danang sebagai Kapolda Gorontalo

  15. Brigjen Pol. Sonny Irawan mendapat tugas sebagai Kapolda Sumatera Utara.

  16. Brigjen Pol. Ronny Samtana sebagai Kapolda Sumatera Selatan.

  17. Irjen Pol. Rizal Irawan sebagai Kapolda Sulawesi Tengah.

  18. Irjen Pol. Totok Suharyanto sebagai Kapolda Sulawesi Barat.

  19. Irjen Pol. Langgeng Purnomo sebagai Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Selain pergantian Kapolda, mutasi juga menyentuh sejumlah jabatan strategis di Mabes Polri. Penataan tersebut diharapkan dapat memperkuat efektivitas organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta memastikan kebutuhan institusi dapat dipenuhi melalui penempatan perwira sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Dengan adanya rotasi dan promosi tersebut, Polri memasuki fase penyegaran struktur kepemimpinan di tingkat pusat maupun daerah di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/kapolri-suyudi-mutasi-88-perwira-polri-19-kapolda-berganti-ini-daftar-lengkapnya

Sabtu, 03 Oktober 2026

Belajar Akuntansi Tak Lagi Rumit, ACC Learning Bantu Mahasiswa Kuasai Praktik Keuangan

Belajar Akuntansi Tak Lagi Rumit, ACC Learning Bantu Mahasiswa Kuasai Praktik Keuangan

Perkembangan teknologi digital membawa perubahan dalam cara mahasiswa mempelajari berbagai bidang, termasuk akuntansi. Pembelajaran kini tidak hanya mengandalkan buku dan penjelasan di ruang kelas, tetapi juga dapat dilakukan melalui platform digital yang menyediakan materi dan latihan secara lebih fleksibel. Metode ini memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar sesuai kebutuhan dan mengulang materi yang belum dipahami.

Dalam pembelajaran akuntansi, pemahaman teori perlu diimbangi dengan kemampuan menerapkannya dalam situasi yang menyerupai kegiatan bisnis. Mahasiswa perlu mengenal proses pencatatan transaksi, penyusunan jurnal, hingga menghasilkan laporan keuangan. Pembelajaran berbasis praktik dapat membantu mahasiswa memahami bagaimana konsep akuntansi digunakan dalam aktivitas operasional sehari-hari.

Salah satu platform yang dapat mendukung proses tersebut adalah ACC Learning. Platform pembelajaran digital ini menyediakan sarana bagi mahasiswa untuk mempelajari akuntansi secara lebih terarah, termasuk praktik akuntansi dari jurnal hingga laporan keuangan. Melalui ACC Learning, mahasiswa dapat memanfaatkan materi dan aktivitas pembelajaran digital untuk memperkuat pemahaman terhadap proses akuntansi.

ACC Learning juga dapat menjadi sarana pembelajaran yang mendukung mahasiswa memahami transaksi dan operasional penjualan secara lebih praktis. Dengan pendekatan digital, proses belajar dapat dilakukan secara lebih fleksibel sekaligus membantu mahasiswa menghubungkan teori yang dipelajari dengan praktik akuntansi. Kehadiran platform seperti ACC Learning menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi untuk membuat pembelajaran lebih mudah diakses dan relevan dengan kebutuhan mahasiswa.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/belajar-akuntansi-tak-lagi-rumit-acc-learning-bantu-mahasiswa-kuasai-praktik-keuangan

Digitalisasi Pertanian Makin Berkembang, Panen Raya Bantu Kelola Aktivitas Budidaya Lebih Terarah

Digitalisasi Pertanian Makin Berkembang, Panen Raya Bantu Kelola Aktivitas Budidaya Lebih Terarah

Perkembangan teknologi digital mulai memberikan perubahan dalam berbagai sektor, termasuk pertanian dan peternakan. Pengelolaan kegiatan budidaya yang sebelumnya banyak dilakukan secara manual kini dapat didukung oleh teknologi agar pencatatan, pemantauan, dan pengelolaan aktivitas menjadi lebih terstruktur. Digitalisasi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengelola kegiatan pertanian secara lebih efisien.

Penggunaan teknologi dalam sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan proses produksi, tetapi juga pengelolaan data dan aktivitas di lapangan. Informasi mengenai kegiatan budidaya, kemitraan, hingga perkembangan usaha dapat menjadi bagian penting dalam pengambilan keputusan. Dengan pengelolaan data yang lebih baik, pelaku usaha dapat memiliki gambaran yang lebih jelas mengenai aktivitas yang sedang berjalan.

Salah satu platform digital yang dapat mendukung kebutuhan tersebut adalah Panen Raya. Aplikasi ini dirancang untuk membantu pengelolaan kegiatan pertanian dan peternakan, termasuk pencatatan aktivitas harian serta pengelolaan data master kemitraan. Panen Raya juga menghadirkan konsep digital partner activation yang dapat membantu membangun pengelolaan hubungan dan aktivitas kemitraan secara lebih terorganisasi.

Panen Raya dapat menjadi pilihan bagi pelaku usaha yang ingin mulai mengintegrasikan teknologi dalam aktivitas budidaya dan kemitraan. Dengan dukungan platform digital, berbagai informasi dapat dikelola secara lebih terstruktur sehingga aktivitas usaha lebih mudah dipantau dan dikembangkan. Pemanfaatan teknologi seperti Panen Raya menunjukkan bahwa digitalisasi dapat menjadi bagian dari upaya membuat pengelolaan sektor pertanian dan peternakan lebih mudah, terukur, dan siap berkembang.


Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/digitalisasi-pertanian-makin-berkembang-panen-raya-bantu-kelola-aktivitas-budidaya-lebih-terarah