
Akademisi Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) di Buleleng mengembangkan SI-Konseling Pro, sebuah aplikasi berbasis web yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung upaya pencegahan kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan.
Aplikasi ini dirancang untuk membantu proses konseling dengan memadukan AI, teknologi EEG (electroencephalography), serta pendekatan yang mengangkat kearifan lokal Bali. Kombinasi teknologi tersebut diharapkan dapat membantu memberikan gambaran kondisi siswa sebagai salah satu bahan pendukung dalam proses konseling.
SI-Konseling Pro juga menjadi bagian dari pemanfaatan teknologi dalam memperkuat layanan pendidikan dan perlindungan anak. Dengan sistem digital, proses pemantauan dan pendampingan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terstruktur oleh pihak yang berwenang di lingkungan sekolah.
Pengembangan aplikasi ini menunjukkan bahwa teknologi AI tidak hanya dapat digunakan untuk kebutuhan bisnis atau produktivitas, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung sektor pendidikan dan perlindungan anak. Meski demikian, penerapannya tetap membutuhkan pendampingan tenaga profesional serta memperhatikan keamanan dan privasi data siswa.
Kehadiran SI-Konseling Pro menjadi contoh inovasi akademisi Indonesia dalam memanfaatkan teknologi untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman. Pengembangan lebih lanjut diharapkan dapat meningkatkan manfaat aplikasi dalam mendukung layanan konseling dan upaya pencegahan kekerasan terhadap anak.




0 komentar:
Posting Komentar